INFO DESA

Rumah Belajar Sebagai Upaya Mengatasi Kendala Belajar dan Komunikasi Selama di Sekolah
08 Agustus 2022   547 kali

Ketika anak belajar dirumah maka peran dari keluarga adalah mendampingi. Akan tetapi kebanyakan dari keluarga ada yang tidak begitu paham dengan pelajaran atau PR anak sekolah. Maka dari itu KKN UNIVERSITAS SUNAN KALIJAGA SURABAYA hadir memberikan fasilitas pendampingan belajar untuk anak anak yang ada di desa Sarikemuning, untuk membantu dan mengarahkan anak anak sekolah ketika anak anak mendapatkan Pekerjaan Rumah maupun ketika ingin belajar lebih dalam lagi mengenai pelajaran yang ada disekolah.

 

Pada pelaksanaannya, para siswa

Dikelompokkan berdasarkan tingkatannya. Setiap kelompok dibimbing oleh 2-3 orang peserta KKN. Kemudian, para siswa berkonsultasi dengan para pembimbing

Berkaitan dengan materi maupun tugas-tugas yang diberikan para guru di sekolah.

Pembahasan materi maupun tugas dilaksanakan dengan metode diskusi

Berkelompok oleh pembimbing masing-masing di setiap kelompok.

 

Selama pembelajaran berlangsung, baik mahasiswa KKN-UINSA dan anak-anak sangat bersemangat dan antusias, sebab mereka telah memahami dan mengerti terhadap pembelajaran yang telah dijelaskan. Belajar sambil bermusyawarah, diselingi dengan canda gurau dan celotehan agar saat belajar mereka tidak merasa bosan dan monoton namun tetap serius dalam belajar. Namun tetap menjunjung tinggi kejujuran, adap yang baik saat belajar, santai namun serius. Terutama nilai kedisiplinan saat belajar. Membiasakan mereka belajar tepat pada waktunya dan mengoptimalkan waktu belajar yang ada.

 

 

 

“Semoga dengan adanya rumah belajar ini akan mampu membangkitkan semangat anak-anak untuk menuntut ilmu. Begitupun bagi mahasiswa KKN, akan lebih mudah mentransformasi pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak melalui rumah belajar tersebut,”tutur salah satu mahasiswa KKN UINSA.

 

Menurut anak-anak disana program tersebut sangat membantu sekali terkait penyelesaian tugas sekolah, beberapa hari setelah program pendampingan belajar tersebut, anak-anak dan mahasiswa KKN semakin erat karena program tersebut yang dilakukan dua kali pertemuan setiap minggunya.

 

Itu pun setelah program telah usai, para mahasiswa KKN dan anak-anak tersebut tidak langsung selesai, tetapi terkadang juga bermain bersama terlebih dahulu sebelum anak-anak pulang 

Kembali